Tulisan yang ditandai ‘tahu’

Hanya Tuhan dan Alam Yang Tahu (19)

Malam itu situasi bathin Sarah begitu tenang. Tak ada bimbang yang terlukis di wajahnya. Pada setiap senyumnya yang merekah, terbit kepastian dan keyakinan. Ia sudah memutuskan. Dan itu sulit baginya untuk berubah. Hanya alam dan Tuhan yang bisa mengguncangnya. “Aku sangat bahagia” gumamnya. Hati dan jiwanya pun tenang. Sebuah situasi yang tak pernah dialaminya selama [...]

Hanya Alam dan Tuhan Yang Tahu (16)

Semuanya bermula dari perjumpaannya dengan Azam dalam mimpi yang meneguhkan. Mimpi itulah yang membayanginya. Yang membuatnya berubah begitu cepat. Dukacitanya memancarkan kegembiraan. Derai air mata menyemburkan senyum dan tawa. Mimpi itulah yang menerbitkan keyakinan akan pilihan yang segera ia putuskan. Ke mana ia harus melangkah. “Besok, Jumad, sehari sebelum 1 Syahwal 1431 Hijriah” Keputusan Sarah [...]

Hanya Alam dan Tuhan Yang Tahu (15)

Warna hidup Nurillah, kian hari kian berwarna. Keindahan kepribadiannya terpancar dari senyumnya yang selalu merekah. Terbit dari ketekunannya dalam menjalankan ibadah. Tampak dari semangatnya mengajarkan shalat kepada anak-anak. Nyata dari kecintaannya kepada keluarga Habib Ridzki. Juga hadir dalam ketulusan perhatian dan kasih sayangnya kepada Azam. Semuanya menjadi begitu mempesona. Begitu indah. Untuk dan dalam semuanya, [...]

Hanya Alam dan Tuhan Yang Tahu (13)

Di Al Hidayah, sejak pagi hingga hari beranjak siang, Azam dan Nurillah tampak sedang mengajarkan shalat kepada anak-anak.  Azam dan Nurillah mendampingi mereka dengan setia. Keduanya tampak begitu serius. Sahut menyahut anak-anak terdengar berganti-ganti. Seperti itu setiap pagi Azam dan Nurillah menjalankan aktivitasnya. Sebuah aktivitas rutin yang menjadi roh utama Al Hidayah. Habib Ridzki sangat [...]

Hanya Tuhan dan Alam Yang Tahu (12)

Di tempat yang biasa di sudut perpustakaan itu Sarah menarik kursi lalu duduk. Ia meninggalkan Dewi dan Dinda  yang  jalan perlahan menyisir rak-rak buku kemudian menjauh.  Dinda dan Dewi  tahu betul itu, keduanya tak hendak mengusik.  Karena jika Sarah sudah mengambil tempat dan duduk, maka segala usik tak akan digubrisnya. Dari sudut ruangan itu, Sarah [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.652 pengikut lainnya.