Tulisan yang ditandai ‘penyair’

Umbu Landu Paringgi dan ‘Yang Lain’, Sebuah Ingatan

Umbu Landu Paranggi. Aku sudah (pernah) mendengar nama itu ketika Sekolah Menengah Pertama. Aku mengenalnya sekedar sebagai nama yang tidak bermakna. Sekedar sebagai, katanya ‘penyair’, yang lahir pada 10 Agustus 1945 di Sumba Nusa Tenggara Timur yang pernah melahirkan sederet puisi ini dan itu. Itu saja tidak lebih. Namun sekarang, semuanya nyaris tandas tidak berbekas, [...]

Ensiklopedia Sastra, Sastrawan, Penyair Indonesia dan Dunia

Sastrawan adalah istilah bagi orang-orang yang menghasilkan karya sastra seperti novel, puisi, sajak, naskah sandiwara dan lain-lain. Oleh karena itu, penyair, penulis, pujangga, serta profesi-profesi terkait lainnya bisa dikelompokkan sebagai sastrawan juga. A.A. Navis A.A. Navisdilahirkan Padangpanjang, Sumatera Barat, 17 November 1924. “Robohnya Surau Kami” dan sejumlah cerita pendek lain penerima Hadiah Seni dari Departemen P dan K pada 1988 ini, telah diterjemahkan [...]

Kutu Buku atau Penyair?

Kutu buku melumat semua, melumat segala. Si buncit kecil itu, tidak memandang serupa apa isi buku, seberapa dalam analisis kata dan kalimat, pun siapa penulisnya. Dia tidak mengenal setumpuk buku di perpustakaanmu adalah sastra ata picisan, filsafat atau bukan. Semua buku yang ditumpuk, baginya adalah rumah dan ‘roti kehidupan’. Kutu buku itu seperti penyair. Ia [...]

Dulce et Utile

Sastra adalah karya yang berbeda. Sastra menjadi berbeda, bukan hanya karena dapat berubah dari zaman ke zaman secara mengejutkan lantaran kreatifitas sastrawan yang ‘selalu tidak nyaman’ dengan segala konvensi yang ada. Tetapi juga karena kehadirannya yang bersifat ganda. Sastra tidak hanya hadir menyajikan keelokan dan keindahan kata, ia juga menyajikan pesan  yang bermakna. Tentang itu [...]

Do Daidi Dua Penyair Perempuan Aceh Barat

Maci Ida dan Syech Po adalah dua seniman perempuan dari Aceh Barat. Keduanya melantunkan syair dari pentas yang satu ke pentas yang lain. Kedua seniman senior ini, mengabdikan hidupnya hanya untuk seni, dan dari seni yang sama mereka hidup. Syech Po yang selalu mendapatkan inspirasi syair dari kepulan asa rokok lintingan, terkenal sebagai guru tarian [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.652 pengikut lainnya.