Tulisan yang ditandai ‘nurillah’

Azzahra, Perempuan Bercadar Mawar (6)

Tidak seperti biasa Nurillah terlambat memulai aktivitas rutinnya. Para santriwati sudah berkumpul. Dari ruangan terpisah Azam sesekali menyembulkan kepalanya, mencoba memastikan Nurillah sudah hadir atau belum. Namun, hingga  tiga puluh menit berlalu, Nurillah belum juga menunjukkan dirinya. “Ya Allah, kemana Nurillah” Azam mencoba menebak. Mungkin karena peristiwa kemarin sore. Mungkin Nurillah sudah mengetahui semuanya. Mungkin [...]

Azzahra, Perempuan Bercadar Mawar (5)

Malam tiba. Dengan tanya yang masih merasuk. Azam, Zahra dan Nurillah jatuh dalam pelukan malam dan berstereu dengan tanya-tanya itu. Tidak tenang. Ketiganya bergulat dengan diri mereka sendiri dalam sepi dan kesendirian. Ketiganya bergulat dengan rasa, tentang satu soal, cinta. Azam bergualat dengan ketakutan dan kecemasan. Nurillah bergulat dengan penasaran. Sedang Zahra bergulat dengan kenangan [...]

Azzahra, Perempuan Bercadar Mawar (4)

Seusai jam kuliah, Zahra langsung menemui Azam di Al Hidayah. Namun yang dijumpainya hanya Nurillah yang baru saja membubarkan anak-anak seusai belajar sore. “Bang Azam, Abi dan Umi sedang dalam perjalanan pulang dari Al Hikam” jelas Nurillah “Jadi, Zahra bisa tunggu sebentar” lanjutnya Zahra mengangguk. Kemudian mereka larut dalam cerita, entah tentang keseharian Nurillah di [...]

Azzahra, Perempuan Bercadar Mawar (3)

“Assalamualaikum”  ucapan salam Zahra membuyarkan konsentrasi Azam dan Nurillah, yang sedang serius mendengarkan nasehat Habib Ridzki. Keduanya berpaling. “Waallaikumsalam” jawab ketiganya serempak. “Hy, Zahra…silahkan masuk” Sapa Nurillah ketika membukakan pintu. Keduanya berpelukan bagai kawan lama yang tak pernah bersua. Habib Ridzki meyambutnya dengan senyum, sedang Azam membisu dengan wajah bingung. “Maaf Abi kalau kedatangan Zahra [...]

Azzahra, Perempuan Bercadar Mawar (2)

Kebahagiaan itu seperti akan segera sudah. Sesuatu yang mengganjal ruang dadanya tiba-tiba  menyeruak ke permukaan. Hatinya  gundah.  Alur  duka sepertinya mulai datang menggelombang.  Zahra menyadari itu, bahwa segala duka akan menghadangnya. Duri-duri kehidupan akan dilaluinya. “Ya Allah…hanya Engkau yang  tahu tentang segala rahasia hidupku”  Zahra melepas keluh dengan harap. Di depan pintu gerbang Zahra termangu. [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.652 pengikut lainnya.