Tulisan yang ditandai ‘kehidupan’

Siapakah Aku?

“Lihatlah diriku, sebuah kata yang maknanya samar-samar dan membingungkan; kadangkala tak bermakna; kadangkala bermakna banyak hal” Demikianlah Gibran mendefinisikan dirinya (dlm. Hari Kelahiranku, Martin L. Wolf (ed) Treasury of Kahlil Gibran (Risalah Karya Terbaik) Tarawang Press, Yogyakarta 2002, hal. 90). Ia menyebut dirinya sebagai kata. Mengapa Gibran harus mengidentikan dirinya sebagai kata? Tentunya tidak sebatas [...]

Aku Belajar Dari Mama, Kisah Si Janin Cantik

Dulu, aku janin, bakal manusia yang belum berbentuk rupa. Jari-jari kecilku masih tenggelam di balik lendir bening. Hidung, mata, telinga dan bibirku masih tersembunyi.  Jenis kelaminku pun belum terdeteksi.  Aku hanya setitik lendir. Aku masih misteri. Tetapi, walau belum berbentuk rupa, entah seperti papa atau mama, bukan aku tidak bahagia. kadang aku menari. Dalam rahim [...]

Hari Kelahiranku

Hidup dan kehidupan adalah proses pencarian tanpa henti, perjuangan tanpa kenal lelah, penemuan tanpa kenal tepi atas sesuatu yang disebut sebagai makna hidup. Dalam pada itu, hidup dan kehidupan disaji-hadapkan, bukan hanya dengan kemudahan-kemudahan, kesenangan, kebahagiaan dan kegembiraan, tetapi juga dengan duka lara, pilu nestapa, sengsara kelam, pun derita gulita bahkan kematian. Di hadapan sajian [...]

Mahabaik Kau Tuhan!

Apakah sesungguhnya kehidupan dan hidup itu sendiri. Malam-malam kita terpulas di atas dipan. Kita rebahkan penat, menumpahkan semua kebisingan siang. Kita tidak memimpi-mimpikan apa-apa sekalipun memimpikan tentang keindahan, kemegahan dan kekuasaan. Sebab sesungguhnya mimpi adalah mimpi. Mimpi tidak pernah akan berperistiwa. Di atas dipan, dalam tidur yang pulas, kita tidak lebih sebagai rongsokan yang bernyawa. [...]

Pada Senyummu Kusemai Rindu

Sepucuk surat melayang diterbangkan Merpati. Di tepi meja baca May Ziadah terbaca sepenggal kalimat “dahimu, Mariam, ya, dekatkan padaku. Ada sekuntum mawar putih dalam hatiku yang ingin kusemaikan di dekat dahimu. Betapa manisnya cinta bila mawar itu gemetar menahan malu …” May Ziadah bergetar membaca sepotong pinta cinta itu. Sepotong pengakuan dari Gibran Kahlil Gibran, [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.652 pengikut lainnya.