Tulisan yang ditandai ‘Beutung Ateuh’

Merakayan Paskah Di Pasantren Babul Mukarammah Beutung Ateuh

Di Nanggroe Aceh Darusallam, mendengar nama tempat Beutung Ateuh Nagan Raya, secara khusus pasantren Babul Mukarammah yang terletak di desa Blang Meurandeh (salah satu desa di antara empat desa di pemukiman tersebut), yang terlintas dalam benak kebanyakan orang Aceh adalah dua hal. Pertama, tentang  pembantain terhadap Abu Bantaqiah dan 55 santri yang dilakukan aparat TNI [...]

Kisah Kecil Masa Kecil

Saya mengawali catatan kecil ini dengan sebuah kesimpulan dan selanjutnya adalah rekomendasi kemudian baru akan mengisahkan pengalaman masa kecil saya. Kesimpulan: Miskinnya pemahaman dan pengetahuan kita tentang agama lain membentuk asumsi dan pemahaman yang keliru tentang agama lain tersebut. Kita membuat pembenaran-pembenaran atas nama agama di atas asumsi-asumsi tanpa memandang resiko-resiko. Pengklaiman kebenaran atas dan [...]

Kisah Hutan Hujan Tropis, Tentang Relasi Yang Lupa

Pernahkah engkau baca, kisah seorang anak yang menarikan pena pada batang batang kayu tentang desah angin yang bercumbu dengan daun-daun? Pernahkah engkau lihat gurat erotik pena seorang anak pada helai-helai jamur kuping tentang angin yang tengah disundut syahwat dan ingin mencumbu bunga anggrek hitam? Pernahkah engkau dengar lagu sendu seorang anak yang penanya macet kala [...]

Senyumenangis

Senyumenangis. Saya menunggu berhari-hari hanya untuk mendapatkan gambar yang menurut saya paling menyentuh. Di balik gambar ini sebenarnya ada kisah yang ‘sakit’. Pendidikan dasar di Beutung Ateuh Nagan raya benar-benar jauh dari jamahan pembanguan. Banyak anak usia sekolah dasar belum bisa membaca dan menulis. Tetapi satu kebanggaan yang saya alami selama perjumpaan saya dengan mereka [...]

Beutung Ateuh Menyeberangi Jembatan Perubahan

”Jam sepuluh malam sampai jam tiga pagi biasanya ada signal” kisah Tgk. Syariff sambil menunjukkan Sonny Ericson yang baru dibelinya. Antara masih percaya dan tidak. Bukankah di sini tidak ada signal pemancar? Bukankah kita mesti ke jalan menuju PT? Bukankah di atas gunung sana baru ada signal? Berkecamuk aneka pertanyaan yang sulit untuk dipercaya. Saya [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.652 pengikut lainnya.