Tulisan yang ditandai ‘agama’

Cantiknya Gadis Aceh (bag. 2)

Pada 2008, nasib-takdir ternyata mengantarkan saya tiba di Meulaboh Aceh Barat. Di ‘bumi’ Teuku Umar Johan Pahlawan itu segala tanya yang pernah terbayang sudah sejak Sekolah Dasar yang selanjutnya (hampir lupa) lantaran mengendap sekian lama dalam benak akhirnya terjawab sudah. “Hmmm…ini toh gadis Aceh. Mengagumkan. Cantiknya gadis Aceh ternyata melampaui dari sekedar cantik secara fisik” [...]

Jangan Menyebut Nama Tuhan, Jika Pedangmu Menghujamku

Benarkah Tuhan mengizinkan manusia membunuh sesamanya? Dan apakah manusia yang satu disebut sebagai yang benar dan suci jika membunuh manusia yang lain yang disebut sebagai yang kafir, berdosa dan bersalah. Selanjutnya siapakah yang berani mengatakan yang lain sebagai benar dalam Tuhan dan yang lain salah di mata Tuhan, apakah manusia atau Tuhan itu sendiri?  Tidak [...]

Mendesaknya Pendidikan Toleransi dan Multikulturalisme

Indonesia tidak hanya dianugerahi Tuhan sebagai sebuah Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau kecil yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni) dengan tiga diantaranya merupakan pulau-pulau besar di dunia yakni Kalimantan (539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2). Indonesia pun dikaruniani Tuhan lebih [...]

‘Perawan’ itu Mahal

Di halaman Facebook hari ini, kawan saya menautkan berita yang dilansir Kompas.Com dari Dailymail tentang  keberhasilan New Scotland Yard yang membongkar rencana untuk “menjual keperawanan” gadis-gadis muda London demi uang 50.000 poundsterling atau sekitar Rp 650 juta ke orang-orang Arab kaya. Bagi saya ini bukan kisah baru, walau yang terjadi adalah di belahan negara lain [...]

Kata-Kata Yang Terbantai

Ribuan buku betumpuk-tumpuk di atas meja panjang setinggi lutut. Tingginya membuatku ngeri, karena bagai gundukan kuburan mentah. Di antara gundukan itu menyembul sebatang tiang dengan papan nama ‘Diskon’ pada sisi yang lain bertulis ‘Obral’. Seperti batu nisan, papan nama itu seakan memberi tanda akan kematian, bahwa buku-buku itu adalah korban pembantaian pasar: tidak laku atau [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.652 pengikut lainnya.