Kisah Dari Suduk Kamar (2), Bersama 4 dari 18 Perempuan Aceh
Semuanya berjilbab, anggun dan cantik. Delapan belas perempuan Aceh itu duduk berapat-rapat, mereka melepas kata tentang orang-orang, situasi-situasi, tempat-tempat, hasrat-hasrat, kehendak, kematian dan Tuhan. Di antara mereka, di sudut kamar itu, aku hadir mencoba menjadi seorang pendengar (red. Pembaca). Namun sebelumnya, aku bertanya sambil meminta izin, ‘’Boleh bergabung, mendengarkan semua kisah-kisah itu. Sebab aku ingin [...]









































