Benar-benar melelahkan menjadi warga bangsa ini. Selalu dan setiap saat kita selalu disuguhkan dengan berita yang tidak elok untuk didengar. Bahkan, berita yang tidak elok itu muncul hampir merata di semua bidang kehidupan bangsa ini.
Di bidang penegakan hukum yang pasti selalu didengar adalah korupsi. Di bidang penegakan hak asasi manusia yang selalu kita dengar adalah ‘tangisan’ tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Di bidang agama yang didengar adalah menjamurnya aliran sesat dan kerusuhan antar aliran kepercayaan/agama. Di bidang ketahanan Negara ada NII (Negara Islam Indonesia) yang mencoba merong-rong ‘kesaktian’ Pancasila. Di bidang olahraga, ada kisruh di tubuh PSSI. Di bidang kesehatan ada busung lapar dan pelayanan kesehatan yang tidak memadai. Di bidang ekonomi dan sosial ada ‘air mata’ kemiskinan dan ketidakadilan sosial. Di bidang pendidikan ada kontroversi tentang kelulusan.
Mr. A adalah Mr. Anjing. Ketika Mr. Anjing menggonggong, seharusnya Mr. Kafilah berlalu terus. Tetapi aneh dan konyolnya di negeri ini justru pepatah itu diganti, ketika Mr. Anjing Menggonggong, Mr. Kafilah pun balas menggong.
Bahkan, yang paling konyol adalah di bidang komunikasi, ada SMS gelap. Ini benar-benar konyol. Dan soal yang satu ini dalam beberapa pekan terakhir menjadi berita yang selalu kita dengar. Berita ini tidak hanya membuat kita tidak hanya lelah, tetapi juga membuat kita dipaksakan untuk mengumpat tanpa sasar.
Bayangkan, hanya gara-gara sepotong SMS bohong yang berasal dari seseorang yang bernama ‘Nazarudin’, dan kemudian disebut ‘sebenarnya’ berasal dari Mr. A, para politisi dan petinggi negeri ini menjadi gaduh. Sampai-sampai mengabaikan dan melupakan soal-soal yang lebih besar dan krusial.
Aneh dan konyol. Benar-benar memalukan punya petinggi dan politisi di negeri ini yang sewot dengan masalah pribadi yang muncul hanya dari sepotong SMS bohong, padahal mereka dipilih bukan untuk mengurusi masalah dan soal pribadi. Mereka dipilih untuk mengurusi ‘keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’. Tetapi faktanya tidak berbicara demikian………hugfffffff melelahkan!











































