Dia Bukan Perempuan Biasa
Hari ini kutemukan perempuan hitam putih tertawa. Wajahnya cerah sungguh. Bibirnya elok, walau tanpa lipstik melekat tipis seperti hari-hari kemarin.Namun dari celah-celah giginya keluar maki-maki. Sederet satir lepas lalu, menampar tubuh-tubuh pejantan tanpa ampun. Bagai melucuti satu-satu, seluruh tubuh pejantan terlepas satu-satu sampai jiwa tercerabut dari potongan-potongan tubuh. “Matamu yang pertama kali menjumpaiku di pesta [...]









































