Arsip untuk Februari 14th, 2011

Dia Bukan Perempuan Biasa

Hari ini kutemukan perempuan hitam putih tertawa. Wajahnya cerah sungguh. Bibirnya elok, walau tanpa lipstik melekat tipis seperti hari-hari kemarin.Namun dari celah-celah giginya keluar maki-maki. Sederet satir lepas lalu, menampar tubuh-tubuh pejantan tanpa ampun. Bagai melucuti satu-satu, seluruh tubuh pejantan terlepas satu-satu sampai jiwa tercerabut dari potongan-potongan tubuh. “Matamu yang pertama kali menjumpaiku di pesta [...]

Tewasnya Sang Pejantan

Hari ini kutemukan ia tewas dengan mengenaskan. Tubuhnya tidak berbentuk rupa. Ketampanannya raib. Tampak hanya seonggok jasad tanpa jiwa terkapar di atas dipan segi empat. Darah memencar mencari celah-celah dipan. Meresap membasahi ubin segi empat. Mengalir pada garis-garisnya. Menepi hingga ke sudut di bawah jendela. Di sampingnya tertidur sebuah pigura dengan foto hitam putih yang [...]

Gibran Kahlil Gibran

Gibran Kahlil Gibran adalah lelaki yang sepanjang hidupnya diliputi kesepian yang mendalam. Hari-harinya dihujam selalu oleh tanya, rindu, perhatian dan kasih sayang. Semua karyanya, baik yang terekam dalam kata, maupun yang membias dalam kanvas, bahkan tentang dirinya sendiri sesungguhnya adalah ‘lamentasi’ tentang rindu yang memendam, sepi yang tak tertahankan dan rahasia yang tidak pernah disibakkan [...]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.652 pengikut lainnya.