“ONE SPIRIT ONE NATION” demikian tema  Pesta Blogger tahun 2009. Sebuah tema yang mencoba untuk mengangkat semangat kebersamaan dengan merangkul seluruh entitas komunitas blogger dalam sebuah ide besar. Pesta Blogger 2009 adalah tentang keragaman yang berbungkus semangat persahabatan. Semangat ini juga akan membawa harapan baru negeri ini melalui budaya blog, yang akan memainkan peranan penting sebagai medium untuk berekspresi di masa depan. Semangat inilah yang semuanya berujung pada sebuah semangat kebangsaan. One spirit one nation (http://pestablogger.com/?page_id=2).

Pada tahun ini, 2010, dalam rangka memperingati Hari Blogger Nasional, panitia Pesta Blogger Nasional mengusung tema penting tentang kemajemukan, “Merayakan Keragaman” (Celebrating Diversities). Tema ini diangkat lantaran “Tujuan individu dan lembaga yang merambah dunia online makin semarak, baik melalui blog, jejaring di media sosial, forum online dan lain sebagainya. Warna dan nuansa baru inilah yang kemudian menjadi dasar pemikiran kami dalam penentuan tema” demikian seperti diisyaratkan Panitia (http://pestablogger.com/?p=1655).

Saya menyambut gembira Pesta Blogger 2010 karena dua hal, Pertama, tema yang disampaikan menjawab kebutuhan kongkret akan ‘keindonesiaan’ baik yang tampak dalam dunia nyata, maupun yang terbaca dalam dunia maya. Dan kedua adalah karena adanya penghargaan atas keberagaman, perbedaan dan kemejemukan itu. ‘Merayakan Keragaman’ adalah ‘peristiwa langka’ di Negara kita. Kendatipun kita mendengungkan ‘Bhineka Tunggal Ika’ namun dalam praksisnya landasan filosophi bangsa itu tampak tercabik-cabik.

Dua hal di atas bagi saya penting. Karena selain kita sudah, sedang dan diharapkan dapat membaca keindonesiaan kita dengan tetap jernih dan bijaksana. Juga menjadikan dunia maya sebagai bagian dari salah satu item keberagaman keindonesiaan yang peduli pada pembanguan budaya bangsa. Ketika dalam dunia nyata kita menyaksikan adanya fakta pengkotak-kotakan berdasarkan warna kulit, bahasa, suku dan agama, dunia maya dalam dan dengan caranya masing-masing telah memberikan andil akan berbagai gagasan alternatif tentang persatuan dan kesatuan.

Inilah yang diharapkan dari Pesta Blogger 2010. Bahwa ‘Merayakan Keberagaman’ di dunia maya, bisa memberi dampak signifikan terhadap dan untuk fakta keindonesiaan kita. Keberagaman harus ditempatkan di tempat yang bermartabat, bukan lantas diabaikan sebagai masalah social. Dalam keberagaman kita dapat belajar bagaimana seseorang atau sesuatu yang hidup menampilkan cara beradanya masing-masing. Di hadapan cara berada yang beragam, kita, antara satu dengan yang lain saling memberi arti, berbagi kisah, bersedia dikoreksi dan mengoreksi dengan tetap berpegang teguh pada norma moral uviversal.

Sehingga ke-bhineka-tunggal-ika-an yang kita dengung-dengungkan, ‘sumpah pemuda’ yang selalu kita rayakan dengan rutin, butir-butir Pancasila yang selalu kita ucapkan tidak hanya sekedar ‘teks’ yang hanya sekedar dibaca selanjutnya diarsipkan di perpustakaan ke-indonesia-an, tetapi juga menjadi bernyawa dalam setiap pola laku, gerak-tindakan dan tutur kata kita dalam setiap lapisan masyarakat yang plural yang terbentang dari Sabang sampai Meroke.