
Barras Bravas. Sebagian dari kita mungkin membayangkan tentang kebengalannya. Kita lupa kalau Barras Bravas Argentina ada yang jelita. Aduhai.....
Yerba Mate adalah semacam minuman teh herbal khas Argentina. Di negeri Diego Armando Maradona itu, Yerba Mate adalah minuman nasional, yang tidak hanya dikonsumsi publik tetapi juga telah menjadi semacam identitas budaya.
Namun, menjelang pesta sepak bola terakbar yang berlangsung di Afrika Selatan, dengan tegas pemerintah Argentina melarang para supporter tim Tango membawanya ke negeri Nelson Mandela karena ada kekhawatiran Yerba Mate digunakan bahkan dialihfungsikan sebagai narkoba.
Kekhawatiran itu beralasan, lantaran supporter team Tango terkenal sebagai salah satu supporter terbengal di jagad sepak bola dunia. Barras Bravas, demikian julukan bagi organisasi supporter bergaris keras di Amerika Latin. Argentina di samping Chile, Bolivia, dan Peru terkenal sebagai Negara yang memiliki anggota Baras Bravas terbesar di Amerika Latin.
Mereka yang menjadi bagian dari Barras Bravas tidak hanya seenak perut bertelanjang dada di bangku penonton sambil meneriakkan yel-yel bagi tim kesayangannya, tetapi juga tidak jarang berbuat ulah (www.barra-brava.com)
Di Argentina sebagian Barras Bravas yang terkenal brengseknya adalah supporter Indpendiente, Boca Juniors, River Plate dan Estudientes. Mereka tidak hanya menabuh gendang, meniup terompet, menyalakan dan melempar kembang api. Tetapi lebih dari itu mereka berani membuka pakaian seenaknya di tribun penonton sampai menampakkan pantat-nya.
Jika mau disejajarkan, maka Barras Bravas bisa disamakan dengan Ultras atau hooligan di Eropa. Fanatisme yang berlebihan pada tim kesayangan membuat Barras Bravas rela melakukan apa saja demi dan untuk tim-nya. Mereka tidak hanya sekedar fans tetapi sudah melampauinya (ultra). Maka tepat disebut Ultras (Ultra-Fans).









































